Koramil 17/Salam dan Forkopincam Sambut Hangat 73 Biksu Thudong Menuju Candi Borobudur

    Koramil 17/Salam dan Forkopincam Sambut Hangat 73 Biksu Thudong Menuju Candi Borobudur
    ( Foto Dokumen) Danramil 17/ Salam Kapten Inf Susanto Bersama Babinsa dan Pemerintah Kecamatan Salam Saat Melaksanakan Pengamanan Biksu Thudong Menuju Lokasi Candi Borobudur Kabupaten Magelang

    MAGELANG – Koramil 17/Salam bersama Forkopimcam Salam menyambut kedatangan 73 biksu Thudong yang berjalan kaki dari Thailand melintasi enam negara menuju Candi Borobudur. Penyambutan berlangsung saat rombongan melintas di wilayah Kecamatan Salam, Magelang, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

    Rombongan biksu tiba di kawasan Terminal Tempel, Sleman, sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka dikawal belasan personel TNI, Polri, dan sejumlah ormas sebelum singgah sejenak di Klenteng Muntilan. Dari titik tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju wilayah Magelang.(27/05) Rabu sore.

    Danramil 17/Salam Kapten Inf Susanto* bersama anggota turut berjalan kaki bersama para biksu sambil membawa Bendera Merah Putih. Personel lainnya juga membawa bendera negara asal para peserta yang hadir dalam peringatan Waisak di Candi Borobudur.

    “Ini wujud kepedulian TNI-Polri dalam mendukung agenda nasional peringatan Waisak di Candi Borobudur. Kami kawal 73 biksu ini mulai dari perbatasan Jogja-Magelang hingga Jembatan Timbang Salam, ” ujar Kapten Inf Susanto.

    Sebelum memasuki wilayah Magelang, dilakukan serah terima pengawalan dari personel TNI-Polri Yogyakarta kepada pasukan pendamping dari Magelang di Terminal Tempel, Sleman. 

    Warga Kecamatan Salam tampak berjajar di sepanjang jalan menyambut rombongan. Mereka memberikan minuman dan hasil bumi untuk melepas dahaga para biksu yang berjalan ribuan kilometer.

    Mulyanto (47), warga setempat, mengaku baru pertama kali melihat rombongan biksu Thudong melintas di Salam.  
    “Ini momen langka. Semoga kehadiran para biksu menjadi pengingat untuk terus saling menghormati dan menjaga kerukunan antar umat, ” katanya.

    Kegiatan pengamanan dan pengawalan berjalan lancar, aman, dan penuh semangat. Kehadiran Koramil, Polsek, dan aparat pemerintah kecamatan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan keramahan masyarakat Magelang.

    Koramil 17/Salam menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kerukunan umat beragama dan kelancaran peringatan Waisak nasional di Candi Borobudur.

    Redaktur:Pen 17/Salam

    magelang
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Momen Berbagi Idul Adha 1447 H, Kodim Magelang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Koramil 17/Salam dan Forkopincam Sambut Hangat 73 Biksu Thudong Menuju Candi Borobudur
    Pangdam III/Siliwangi: Jadikan Idul Adha Momentum Memperkuat Iman, Pengorbanan, dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Momen Berbagi Idul Adha 1447 H, Kodim Magelang Salurkan Daging Qurban Untuk Warga
    Iduladha 1447 H di Makodam Diponegoro, Kasdam Tekankan Semangat Pengorbanan dan Pengabdian Prajurit
    Irdam III/Siliwangi Tutup Turnamen Pencak Silat Piala Pangdam, Tegaskan Silat sebagai Warisan Budaya Bangsa

    Ikuti Kami